Selasa, 30 Oktober 2012

Ilmu Budaya Dasar (Tulisan 1)

KEBUDAYAAN INDONESIA

     Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan alam yang sangat banyak. Bukan hanya kekayaan alamnya saja, tapi kebudayaannya pun sangat banyak dan beragam. Budaya Indonesia adalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945.
Kebudayaan Indonesia berwujud seperti :
a. Bahasa
    Bahasa adalah alat komunikasi kita untuk menyampaikan maksud hati atau alat komunikasi untuk bicara
    kepada halayak ramai. Bahasa yang ada di Indonesia terdapat 748 bahasa yang sebagian besar menjadi
    bahsa ibu. Bahasa yang sering dipakai oleh masyarakat adalah bahasa Indonesia.
b. Rumah Adat
    Adalah salah satu rumah tradisional yang mencirikan atau khas bangunan suatu daerah di Indonesia yang
    melambangkan kebudayaan dan ciri khas masyarakat setempat. Dibawah ini ada beberapa nama rumah
    adat dan daerahnya :
  • Aceh : Rumoh Aceh
  • Sumatera Barat : Rumah Gadang
  • Riau : Selaso Jatuh Kembar, Lontiok
  • Sumatera Selatan : Rumah Limas
  • Jawa : Joglo
  • Papua : Honai
  • Sulawesi Selatan : Tongkonan (Tana Toraja), Bola Soba (Bugis Bone), Balla Lompoa (Makassar Gowa)
  • Sulawesi Tenggara : Istana Buton
  • Sulawesi Utara : Rumah Panggung
  • Kalimantan Barat : Rumah Betang
  • Nusa Tenggara Timur : Lopo
  • Maluku : Balieu (dari bahasa Portugis)
c. Tarian Adat
    Tarian Indonesia mencerminkan kekayaan dan keanekaragaman suku bangsa dan budaya Indonesia.
    Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki berbagai tarian khasnya sendiri. Di Indonesia terdapat lebih dari
    3.000 tarian asli Indonesia. Dalam kategori sejarah, seni tari Indonesia dapat dibagi ke dalam tiga era,
    yaitu : era kesukuan prasejarah, era Hindu-Buddha, dan era Islam. Berdasarkan pelindung dan
    pendukungnya, dapat terbagi dalam dua kelompok, tari keraton (tari istana) yang didukung kaum
    bangsawan dan tari rakyat yang tumbuh dari rakyat kebanyakan. Berdasarkan tradisinya, tarian Indonesia
    dibagi dalam dua kelompok, tari tradisional dan tari kontemporer.
d. Lagu
    Lagu daerah atau musik daerah atau lagu kedaerahan, adalah lagu atau musik yang berasal dari suatu
    daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya.
    Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi alias noname. Selain lagu daerah, Indonesia
    juga memiliki beberapa lagu nasional atau lagu patriotik yang dijadikan sebagai lagu penyemangat bagi
    para pejuang pada masa perang kemerdekaan.
e. Musik
    Musik-musik suku tradisional Indonesia umumnya menggunakan instrumen perkusi, terutama gendang dan
    gong. Beberapa berkembang menjadi musik yang rumit dan berbeda-beda, seperti alat musik petik
    sasando dari Pulau Rote, angklung dari Jawa Barat, dan musik orkestra gamelan yang kompleks dari
    Jawa dan Bali.
f. Pakaian Adat
    Pakaian adat adalah semua kelengkapan yang dipakai oleh seseorang yang menunjukkan ethos
    kebudayaan suatu masyarakat. Dibawah ini ada beberapa nama pakaian adat dan daerahnya :
  • Jawa : Batik
  • Sumatera Utara : Ulos, Suri-suri, Gotong, Gara-gara/Beka Buluh
  • Sumatera Barat/Minang :Anak Daro, Maraapule
  • Riau/Melayu : Baju Kurung Melayu, Kebaya Laboh, Cekak Musang, Teluk Belangsa
  • Sumatera Selatan : Songket
  • Lampung : Tapis
  • Nusa Tenggara Timur : Tenun Ikat
  • Bugis/Makassar :  Baju Bodo, Jas Tutup, Baju La'bu
  • Papua Timur : Manawou
  • Papua Barat : Ewer
g. Kesenian Tradisional
    Seni tradisional adalah unsur kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam suatu kaum/suk
    /bangsa tertentu. Tradisional adalah aksi dan tingkah laku yang keluar alamiah karena kebutuhan dari
    nenek moyang yang terdahulu.
h. Makanan
    Masakan Indonesia merupakan pencerminan beragam budaya dan tradisi berasal dari kepulauan
    Nusantara yang terdiri dari sekitar 6.000 pulau dan memegang tempat penting dalam budaya nasional
    Indonesia. Secara umum dan hampir seluruh masakan Indonesia kaya dengan bumbu yang berasal dari
    rempah-rempah, seperti : kemiri, cabai, temu kunci, lengkuas, jahe, kencur, kunyit, kelapa dan gula aren
    dengan diikuti penggunaan teknik-teknik memasak menurut bahan dan tradisi-adat yang terdapat pula
    pengaruh melalui perdagangan yang berasal seperti dari India, Tiongkok, Timur Tengah dan Eropa.
i. Sastra/Tulisan
    Sastar Indonesia adalah sebuah istilah yang melengkapi berbagai macam karya sastra di Asia Tenggara.
    Istilah "Indonesia" sendiri mempunyai arti yang saling melengkapi terutama dalam cakupan geografis dan
    sejarah politik di wilayah Indoneisa.

Semua kebudayaan tersebut, memiliki keragaman dan keunikan masing-masing di setiap daerahnya. Kita sebagai pemuda  dan pemudi Indonesia, harus menjaga melestarikan kebudyaaan Indonesia agar tetap ada sampai kapanpun dan menjadi kebanggaan bagi kita semua...

Senin, 29 Oktober 2012

Konsep IBD dalam Kesusastraan

Seni adalah ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan kedalam kreasi dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsue-unsur keindahan, dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.
Kesenian dapat dibagi menjadi 4 :
 1. Seni Musik adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk nada dan syair yang indah.
 2. Seni Rupa adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk rupa / gambar-gambar.
 3. Seni Drama adalah curahan perasaaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak bercerita yang
     diramu dengan musik yang sesuai.
 4. Seni Tari adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk gerak anggota badan yang
     teratur dan berirama.
Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
IBD dan Kesusastraan saling berhubungan, dikarenakan IBD tidak ditujukan untuk mendidik dalam bidang keahlian maupun dalam bidang pengetahuan. IBD adalah ilmu yang ditujukan untuk memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikal para mahasiswa maupun mahasiswi, oleh karena dasar itulah IBD dikaitkan dengan kesusastraan, dimana tujuannya ialah agar para mahasiswa dan mahasiswi mengerti akan hal kesusastraan.




SUMBER :
http://vikarnda.blogspot.com/2012/04/tugas-ibd-3-konsepsi-ibd-dalam.html

Manusia dan Kebudayaan

Manusia
     Dipandang dari segi ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan system yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi (ilmu fisika).
Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia (biologi). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atu selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi). Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri ( sosiologi ), mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik). Dan lain sebagainya.
  1. Manusia itu terdiri dari empat unsur yang saling terkait, yaitu :
      · Jasad; yaitu badan kasar manusia yang nampak pada luarnya, dapat diraba, dan difoto, dan menempati

        ruang dan waktu.
      · Hayat; yaitu mengandung unsure hidup, yang ditandai dengan gerak
      · Ruh; yaitu bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami
 

        kebenaran, suatu kemampuan mencipta yang bersift konseptual yang menjadi pusat lahirnya
        kebudayaan.
      · Nafas; dalam pengertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentan diri sendiri

  2. Manusia sebagai satu kepribadian yang mengandung 3 unsur yaitu :
      · Id. Yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak nampak. Id merupakan

        libido murni, atau energi psikis yang menunjukkan cirri alami yang irrasional dan terkait masalah sex,
        yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran. Id tidak berhubungan dengan
        lingkungan luar diri, tetapi terkait dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi
        mediator antara insting Id dengan dunia luar.
      · Ego. Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali

        disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam
        saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
      · Superego. Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kira-kira pada usia limat tahun.

        Dibandingkan dengan Id dan ego yang berkembang secara internal dalam diri individu, superego
        terbentuk dari lingkungan eksternal. Jadi superego menunjukkan pola aturan yang dalam derajat
        tertentu menghasilkan control diri melalui sistem imbalan dan hukuman yang terinternalisasi.

Dari uraian diatas dapat mengkaji aspek tindakan manusia dengan analisa hubungan antara tindakan dan unsure-unsur manusia. Seringkali misalnya orang senang terhadap penyimpangan terhadap nilai-nilai masyarakat dapat diidentifikasi bahwa orang tersebut lebih dikendalikan oleh Id dibandingkan super-egonya. Atau seringkali ada kelainan yang terjadi pada manusia, misalnya orang yang berparas buruk dan bertubuh pendek berani tampil ke muka umum, dapat diterangkan dengan mengacu pada unsur nafsu (kesadaran diri ) yang dimilikinya. Kesemuanya tersebut dapat digunakan sebagai alat analisa bagi tingkah laku manusia.
Hakekat Manusia :
1. Mahluk ciptaan Tuhan yagn terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
2. Mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan denan mahluk lainnya.
3. Mahluk biokultural yaitu mahluk hayati yagn budayawi.
4. Mahluk Ciptaan Tuhan yagn terkait dengan lingkungan, mempunyai kualitas dan martabat karena

    kemampuan bekerja dan berkarya.
 
Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan selalu dimiliki oleh setiap masyarakat, hanya saja ada suatu masyarakat yang lebih baik perkembangan kebudayaannya dari pada masyarakat lainnya untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakatnya. Pengertian kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, yang merumuskan bahwa kebudayaan adalah semua hasil dari karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, yang diperlukan manusia untuk menguasa alam sekitarnya, agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk kepntingan masyarakat.
Rasa yang meliputi jiwa manusia mewujudkan sega norma dan nilai masyarakat yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasarakatan alam arti luas., didalamnya termasuk, agama, ideology, kebatinan, kenesenian dan semua unusr yang merupakan hasil ekspresi dari jiwa manusia. Yang hidup sebagai anggota masyarakat. Selanjtunya cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan piker dari orang yang hidup bermasyarakat dan yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan. Rasa dan cipta dinamakan kebudayaan rohaniah. Semua karya, rasa dan cipta dikuasai oleh karsa dari orang-orang yang menentukan kegunaannya, agar sesuai dengan kepentingan sebagian
besar, bahkan seluruh masyarakat. Dari pengetian tersebut menunjukkan bahwa kebudayaan itu merupakan keseluruhan ari pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang digunakan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan yang dihadapi, untuk memenuhi segala kebutuhannya serta mendorong terwujudnya kelakuan manusia itu sendiri.Atas dadar itulah para ahli
mengemukakan adanya unsure kebudayaan yang umumnya diperinci menjadi 7 unsur yaitu :
1. unsur religi
2. sistem kemasyarakatan
3. sistem peralatan
4. sistem mata pencaharian hidup
5. sistem bahasa
6. sistem pengetahuan
7. seni
Bertitik tilah dari sistem inilah maka kebudayaan paling sedikit memiliki 3 wujud antara lain :
1. Wujud sebagai suatu kompleks dari ide, gagasan, norma, peraturan dan sejenisnya. Ini merupakan wujud ideal kebudayaan. Sifatnya abstrak, lokasinya aa dalam pikiran masyarakat dimana kebudayaan itu hidup.
2. Kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.
3. Kebudayaan sebagai benda hasil karya manusia
Perubahan kebudayaan pada dasarnya tidak lain dari para perubahan manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan itu. Perubahan itu terjadi karena manusia mengadakan hubungan dengan manusia lainnya, atau
karena hubungan antara kelompok manusia dalam masyarakat. Tidak ada kebudayaan yanga statis, setiap perubahan kebudayaan mempunyai dinamika, mengalami perubahan; perubahan itu akibat dari perubahan masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.





SUMBER :
http://anovianto.wordpress.com/2010/02/23/makalah-ilmu-budaya-dasar/

Ilmu Budaya Dasar

Pengertian Ilmu Budaya Dasar
          Ilmu budaya dasar adalah secara sederhana  pengetahuan yang di harapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah ilmu budaya dasar dikembangkan di indonesia sebagai pengganti istilah basic Humanitisme yang berasal dari istilah bahasa inggris “the Humanities” yang artinya adalah manusia berbudaya dan halus. Dengan mempelajari istilah “The humanities” seseorang akan menjadi manusiawi yang lebih berbudaya dan halus. Untuk mengetauhi bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya, terlebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokan dalam tiga kelompok besar, yaitu :
 1. Ilmu-ilmu Alamiah (Natural Science)
     Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetauhi keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta.
     Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku
     mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisi itu
     kemudian di generalasikan.Atas dasar ini lalu dibuat prediksi.hasil penelitian 100% benar dan 100% salah
     yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran,
     dan mekanika.
 2. Ilmu-ilmu Sosial (Social Science)
     Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar
     manusia.tetapi hasil penelitian tidak mungkin mungkin 100% benar,hanya mendekati kebenaran yang
     termasuk ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi
     soasial, sosial hukumm, dsb
 3. Pengetahuan Budaya (The Humanities)
     Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat
     manusiawi. Metode yang di gunakan adalah pengungkapan peristiwa dan pernyataan yang bersifat unik,
     peristiwa dan pernyataan itu pada umumnya terdapat pada tulisan.metode ini tidak ada sangkut pautnya
     dengan metode ilmiah, hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah. Pengetahuan The Humanities
     dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian, (disiplin) seni dan filsafat. Basic Humanitilies
     adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang
     konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya.ilmu budaya dasar dalam bahasa inggris disebut
dengan basic humanities.pengetahuan budaya mengkaji masalah niai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya. Sedangkan ilmu budaya dasara bukan ilmu tentang budaya.melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan berbudaya.



SUMBER :
http://abdirachmadi.blogspot.com/2012/03/pengertian-dan-tujuan-ilmu-budaya-dasar.html